Judul ini diambil di salah satu curhatan gw di tahun 2010. Masih membahas hal yang sama dan bahkan sangat monoton tidak adanya perubahan dari awal hingga kini, pagi ini gw mendapatkan catatan panjang dan panjang yang berjudul Marry You dari Resa, bukannya seneng tapi malah gondok bercampur malu. Kenapa? malu-maluin, uda tau gw pengen dinikahin eh dia hanya bisa mengumbar tulisan manis itu terpajang di FB gw. Gw uda pernah bilang untuk masalah penikahan tolong jangan angkat ke permukaan dulu untuk sementara ini bahkan hanya sepenggal lirik lagu sekalipun, karena gw amat sangat sensitive dan tersinggung. Di sisi lain gw uda ada segumpal niat, di lain sisi dia hanya bisa menggoda / mengiming-iming tanpa merealisasikan. Sungguh Kejam itu, makanya gw agak temprament saat disajikan manis lirik lagi yang berjudul Marry You.
Cause it's a beautiful night,We're looking for something dumb to do.Hey baby,I think I wanna marry you.
Really, saat ini monolog adalah jalan aman untuk gw tetep bisa mengagungkan mimpi dan cita-cita tanpa harus berdialog dengan pacar, karena kalo berdialog terus terang aja jawabannya g enak, jawaban yang menyiratkan bahwa dia si Lelakiku belum lah siap 1000%.
Gw juga bingung sih hati gw terbuat dari apa ya, sampai dapet kiriman lagu gitu aja uda bikin tersinggung. Sensitive juga liat staus fb Yuli yang mulai maraton ke prosesi pernikahan dan istana indah berumah tangga. Apalagi di kantor (JobsDB) gara-gara gw bawa majalah Noor "inspirasi pernikahan 2011" gw digosipin (jadi doa) bakal nikah dalam waktu dekat ini, ditambah melingkarnya cincin yang gw beli di abang-abang eh disangka tunangan, hahahahaha. Semoga Pertanda Baik ya, toh saya ini ingin menyempurnakan Agamamu Tuhan!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar