Di penghujung tahun 2010 ada hal yang tidak bisa dilewatkan begitu saja walaupun di bulan Desember ini sudah kubuang kalender dan bersiap menyambut tahun 2011.. Ulang tahun Resa di tanggal 17 Desember bikin aku bingung, hal apa yang aku harus lakukan untuk membuat dia seneng, at least tersenyum ajah di hari ulang tahunnya itu, setiap kali ditanya apa jawabannya selalu berbeda dari apa yang aku harapkan. Tahun lalu aku memberikan kado manis (menurutku) ada dua buah, satu pajangan berpasangan dan satu lagi kemeja dengan corak warna-warni. Tapi ternyata itu ga membuat dia senang yang teramat senang. Ini dibuktikan ketika aku Investigasi Berencana ke kamarnya, tidak ditemukan pajangan itu dipajang dengan pajangan kecintaan dia yang mayoritas, kedua kemeja yang aku beri, sempat aku cuci dan disetrika tidak juga dipakai dengan alasan kebesaran. Padahal menurut ceritanya, mamanya sering kali mengecilkan kemeja yang kebesaran, terlebih pada saat itu ia baru saja mengenakan kemeja pemberian saudaranya dari LUAR NEGERI yang baru saja DIKECILKAN MAMANYA, itu pertanda apa yang aku berikan pada tahun 2009 lalu tidak sama sekali meninggalkan kesan yang membahagiaankan untuknya.
Lalu, apakah tahun 2010 aku kembali memberikan barang-barang seperti itu? TIDAK, aku kapok karena barang tidak ada pernah ada gunanya. Dulu, Resa pernah mengutarakan sesuatu ke aku "pengen deh pas ulang tahun di kasih kue....." teringatlah aku dengan lontarannya itu, dan kuputuskan memmbuat kue ulang tahun yang sangat sederhana jauh dari sempurna. Kue itu dibikin tanggal 19 Desember 2010 agar fresh from the oven saat aku bawakan ke rumahnya 20 Des 2010.
On Sunday 20122010, aku kerumah dengan membawa kue sederhana ini. Perjuangan juga untuk menjaganya di Bus 29 yang sesak dan tak nyaman sama sekali, sesampainya di rumah kutunaikan kewajibanku membuka dan memberikannya ke tuan rumah. Bingung saya, reaksi Resa datar, flat, plain ga ada gegap gempita, sumringah, ya walaupun dia bilang "makasih ya sayang" tapi tetep ajah aku merasakan hal yang ganjal. Sembari duduk di ruang tamu Resa bilang "aku pikir kamu kasih hadiah yang dibungkusin kado" olala, salah lagi gw, hadiah tahun ini g cocok dan mungkin KURANG BERKESAN dengan apa yang diaharapkannya. So, tahun besok lebih baik pura-pura g a tahu aja deh kalo tanggal 1712 ULTAHnya. Apa mungkin dia masih bisa merasakan dan menemukan Cinta dari setiap kue yang ia gigit??


