Maka Merupakahan Hak Allah Meridhainya di Hari Kiamat


I made this widget at MyFlashFetish.com.

Jumat, Desember 10, 2010

Dua Lembar Roti Gandum

Seminggu setelah Ayank sakit, aku baru berkunjung ke rumahnya dengan membawakan oleh-oleh dari Madiun yang hanya tersisa baju Batiknya. Keripik Paru, Ceker, Kerupuk dan Sambel Kacangnya raib dimakan keluarga . Pagi-pagi sekali aku berangkat ke Slipi dengan Bus yang butut no. 29 (maklum bus ac05 bagus-bagus) tak memakan banyak waktu sejam kemudian aku sampai di Slipi Jaya sembari menunggu kedatangan si Ayank yang belum juga nampak batang hidungnya di kolong tempat biasa dia menjemput aku. G lama kemudian dia datang dengan tampilan khasnya, celana Agip sembari menjelaskan alasan apa yang membuat aku mesti nongkrong dulu di Slipi Jaya. Sudah berapa kali aku ke rumahnya, sampai saat ini masih belum juga hapal arah ke rumahnya. Makanya waktu dia sakit, aku lebih baik di rumah. 

Dan akhirnya sampai di rumahnya, sunyi dan sepi yang bisa dipantau hanya gelagat sang kura-kura ada di akuarium sesak, masuk ke dalam bersapa ria dengan mereka para orang tua. Perut mulai keroncongan, saat ditanya sama mamanya Resa "uda sarapan belum?" bahagia banget mendapat pertanyaan kaya gitu, kan pasti bakal dikasih makan hahahahahay. Dengan malu-malu aku jawab "udah, minum susu doank!" trus si mamah teh ngejawab "disini g masak apa2, mau pada pergi" olala, berarti aku g dikasih makan donk T_T ?? dikasih!! makan roti gandum dengan selainya yang padat.. Ayeeeeeee.. Yuk Mareee!!

Tidak ada komentar: