Tadi pagi baru saja aku membalikan kalender, kenapa waktu berjalan cepat sekali ya. Ini sangat menakutkan. Maret sudah datang, makin tualah aku. Aku sadar diri, aku belum cukup dewasa dan mandiri untuk menapaki angka ke-22 nanti pada 29 Maret mendatang.
Dear Allah, bismillahirmanirrahim
*Ya Allah, tolong bantu redamkan kekisruhan di hati, aku ingin selalu senang dan senyum J
*Allah di usiaku yang nanti mendaki ke angka 22, aku mohon ampun terhadap dosa-dosaku yang terang-terangan maupun tak sengaja aku lakukan.
*Allah, aku ingin kau memberikan kepadaku hari-hari yang baik, hari dimana aku selalu mengingat-Mu, bersujud syukur atas anugrah-Mu yang dahsyat aku rasakan. *Allah, ganti keletihan dan keringat orang tuaku melalui doa dan usaha yang mereka lakukan. *Berkahi keluargaku di dalam rumah sederhana ini dengan nikmat sehat dan iman.
*Mengingat kini aku memiliki jantung hati, aku mohon pasangkan aku dengannya. Pasangkan kami ke dalam pernikahan yang indah. Pernikahan yang bukan dengan walimah mewah melainkan sakinah-mawadah-warahmah.
**Allah, kiranya hal ini mudah bagi-Mu, jentikan jari-Mu untuk mengabukan doaku. amien
“ya robbi berkahi doa sujudku padamu
pasrahku dan tundukku hanyalah padamu
ampuni segala dosa yang tlah ku buat
padamu ku mengadu berserah diri
ya allah tunjukkan jalan terangmu tuk jalani hidup
ya allah tabahkan diri kuatkan iman
ya robbi kehangatanmu dan segala kuasamu
kasihi dan rahmati doa dan pintaku
puji-pujian suci mengharap kasih
mengalir air mata sucikan hati
ya allah tunjukkan jalan terangmu tuk jalani hidup”
*************************************************************************************************************
“Tuhan berikanlah aku cinta
Aku juga berhak bahagia
Berikan restu dan halal-Mu
Tuhan beri aku cinta”
Aku juga berhak bahagia
Berikan restu dan halal-Mu
Tuhan beri aku cinta”
2 komentar:
Aku sebenarnya jg mengerti kok, kamu kenapa akhir2 ini sering kali agak2 religius dsb.. aku ngerti kok sayang.. setiap manusia pasti ada jalan, asal ada kemauan, keikhlasan dalam menjalaninya. Usaha yg udah kita pernah kita coba, itu selalu dilihat oleh Allah. tapi klo setiap usaha kita itu mengapa kok belum terlihat hasilnya.. berarti yang salah bukan Allah melainkan kita yg mungkin ada hal2 di dalam hati yg kita tidak ikhlas. maka dari itu ikhlaslah dari apa yang udah kita jalani.. dan serahkan semuanya pada jalan Tuhan. Dan lalu perhatikan apa yang terjadi..
*Saatnya saya bilang Sempurna
asik akhirnya dibaca juga.. dirint hayuu, tapi jangan dikopi.. :D
iya nih, maret uda dateng aku g berharap bumi berputar sejenak deh, menakutkankan usia 22 makanya, aku g intrestlah kalo aku mesti seneng2 tapi bathin sedih...
ga ga ga, aku ga bisa ikutan bilang sempurna... hihi...
Posting Komentar