Tahun 2009 Semester 5 pada saat berkuliah di UAI saya bertemu dengan mata kuliah Dasar-Dasar Logika yang digurui oleh Bp. Ghozali. Lc. Terus terang mata kuliahnya menyenangkan dan ringan. Sampai pada suatu hari, Bp. Ghozali menyuruh kami membuat paper yang berjudul "Kenapa Memilih Broadcasting" dan hari ini saya menemukan data-data perkuliahan saya, seketika kembali ke saat-saat itu :) jawaban polos dan mengalir tertuang di dalamnya ;)
Andai ditanya “kenapa kamu memilih broadcasting” saya menjawab :
Banyak jawaban yang variatif yang saya kemukakan. Pertama saya berfikir senang rasanya melanjutkan pendidikan di bangku kuliah tanpa ada pelajaran berhitung, terus terang sedari bangku sekolah SMP sampai SMA, bukan siswa yang ahli di ilmu matematika. Saya lebih menyukai ilmu sosial yang jawabannya tidak sepasti ilmu matematika.
Namun semua itu berubah, ketika saya tengah memulai dan menjalani perkuliahan yang menyenangkan di Al azhar. Konsentrasi Broadcasting benar-benar membuat saya memang sedikit ke arah yang lebih baik, misalnya saya memiliki tingkat percaya diri yang jauh lebih tinggi, terlebih saya selalu berfikir bisa menjadi seorang broadcaster di salah statiun Tv ternama di Indonesia.
Sekarang, jika diperhatikan cukup prihatin sebenarnya melihat beraneka ragam tayangan yang semuanya dapat diakses oleh media massa saat ini. Tanpa ada pemfilteran sebelumnya. Bagaimana pola pikir seorang anak yang masih di bawah umur yang terus dibiarkan mengkonsumsi tayangan tak berpendidikan. Di sini target yang begitu menarik perhatian saya adalah Anak. Karena anak, memiliki peran penting bagi kehidupan yang akan datang. Pendidikan anak sedini mungkin, dapat membentuk karakteristik dan tingkah pola mereka yang santun dan beradab. Di sini peran orang tua memang butuh presentase yang lebih tinggi, namun ternyata Televisi dan internet begitu mudah menyapa para anak dan mereka pun tergugah untuk menyambah media tersebut tanpa ada orang tua yang mendampingi.
Maka dari itu, selepas dari UAI saya bekerja, maka tayangan yang mendidik lah yang akan saya komposisikan kepada isi media untuk dikonsumsi anak. Sehingga peran media massa terhadap anak pun memiliki peran penting yang membawa kebaikan kepada mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar